Senin, 03 Desember 2007

…biarkan aku sendiri




Kubisikkan cintaku
menyatu di dalam jiwaku…
Rasa cinta dalam hatiku
Yang bertabur mimpi
Kunyatakan bahwa engkaulah jiwaku
Senyummu juga sedihmu adalah hidupku

Sayang kau menilaiku salah
Hati ini selalu sepi
Tak ada yang menghiasi dan memelukku
Melewati dinginnya mimpi
Menembus ruang dan waktu…
Dengan rasa sayang
Dengan sejuta warna

Malam ini ku sendiri
Ku ukir nama kita berdua
Masih di sini menantimu
Masih di sini menunggumu
Menanti dirimu kembali
Sendiri …biarkan aku sendiri
Jadi …biarkanlah aku di sini
Lanjut membaca “…biarkan aku sendiri”  »»

Minggu, 02 Desember 2007

Ampuni Cintaku..........




Tatapanmu...
Memenjarakanku dengan semua keindahan
Bukankah mata adalah pintu hati
Dari matamu kurasakan hadirnya keteduhan
Berilah mata ini kesempatan untuk melampiaskannya

Terima kasih kau sediakan tubuhmu untuk sandarku
Biarkan aku bersandar di bahumu
Serta bolehkan kepalaku ini dipangkuanmu
Biarlah jika saat ini aku menangis seharian

Ya Rabb..........
Ampuni Cintaku..........
Cinta yang telah mulai kugali sebelum waktunya Kau berikan
Cinta yang telah kuminta sebelum hakku Kau jadikan
Cinta yang seharusnya masih tersimpan
Yang nanti jika waktunya tiba akan Kau serahkan
Dimana aku berhak mendapat seutuhnya dari kekasihku
Dan memberi sepenuhnya kepada kasihku.
Lanjut membaca “Ampuni Cintaku..........”  »»

Sabtu, 01 Desember 2007

Januari




Sejak ia pergi dari hidupku
Dia tinggalkan ku sendiri di sini
Aku tak tahu harus bagaimana
Tanpa terasa ku teteskan air mata ini
Jalani waktu tanpamu
Tanpa dirimu di sisiku kekasih

Sebelas Januari bertemu
Sebagai kenangan yang terindah …
Kau sentuh cintaku dengan lembut
Engkau gadis yang s’lalu hadir dalam mimpiku
Tak pernah kuragu dan selalu kuingat
Kerlingan matamu dan sentuhan hangat
Menemani di setiap waktu
Naluri berkata engkaulah milikku
Duhai kekasih pujaan yang s’lalu di hati
Maafkan aku yang tak sempurna ‘tuk dirimu
Sayangku…Dengarkanlah isi hatiku
Aku sayang padamu
Aku menunggumu
Lanjut membaca “Januari”  »»

Kamis, 29 November 2007

Tidurlah…


Kau adalah darahku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku

Kau sentuh cintaku dengan lembut
Kau bawa diriku kedalam hidupmu
Kau basuh diriku dengan rasa sayang
Dengan sejuta warna

Di setiap langkah-langkahmu
Akulah Penjagamu
Akulah Pelindungmu
Akulah Pendampingmu

Tidurlah…
Selamat malam
Mimpilah…
Dalam tidurmu
Lanjut membaca “Tidurlah…”  »»

Selasa, 27 November 2007

Aku


Aku bingung dengan apa yang terjadi pada diriku
Aku tidak tau mesti berbuat apa
Aku kembali mengulangi kesalahan yang sama
Aku kembali melanggar janjiku
Aku kembali memberikan izin
Aku bingung... benar-benar bingung
Aku tidak mengerti apa yang terjadi padaku

Semuanya mengalir begitu saja
Aku rindu bila tak mendengar suaranya
Aku merasa nyaman di dekatnya
Jujur Aku menyayanginya
Bagiku hanya dia yang ada dalam hatiku

Aku sadar...
Aku sangat menyayanginya
Aku telah menjadi belahan jiwanya
Aku sadar kekhilafanku ...tapi sampai kapan

God...
Please give me the best solution

Tuhan...
Aku rela jika engkau cabut rasa sayangku padanya
‘Mungkin memang inilah yang terbaik’
Lanjut membaca “Aku”  »»